Tibelat.com, Jakarta -Sanna Marin akan segera resmi menjadi perdana menteri termuda di dunia dan memimpin pemerintahan koalisi Finlandia. Ia dipilih Partai Sosial Demokrat untuk menggantikan Antti Rinne yang mengundurkan diri, Marin dijadwalkan membaca sumpah jabatan pada pekan ini.

Ia akan memimpin koalisi beraliran tengah-kiri yang berisi lima partai. Seluruh pimpinan partai dalam koalisi itu adalah perempuan.

Setelah mengucap sumpah jabatan, Marin nantinya akan lebih muda daripada Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, yang kini berusia 39 tahun. Marin juga terpaut satu tahun dari Perdana Menteri Ukraina, Oleksiy Honcharuk, yang berumur 35 tahun.

Marin akan menjadi perdana menteri ketiga di kalangan negara-negara Skandinavia. Partai Sosial Demokrat muncul sebagai partai terbesar dalam pemilu April lalu. Dengan status pemenang, partai tersebut berhak memilih perdana menteri yang akan memimpin koalisi pemerintahan.

Para pemimpin partai di Finlandia sebenarnya relatif muda. Empat dari lima pemimpin partai dalam koalisi pemerintah berkuasa berusia di bawah 35 tahun dan kelimanya adalah perempuan.

Kelima politisi muda perempuan itu termasuk Menteri Urusan Ekonomi; Katri Kulmuni, 32, Menteri Dalam Negeri; Maria Ohisalo, 34, Menteri Pendidikan; Li Andersson, 32, dan Menteri Kehakiman; Anna-Maja Henriksson, 55.

Merujuk media massa Finlandia, YLE, Sanne Marin tumbuh dewasa dalam asuhan ibunya sebagai orang tua tunggal. Marin juga disebut sebagai orang pertama di keluarganya yang mengenyam pendidikan tinggi. Sebelum dipilih partainya, Marin diyakini mendapatkan dukungan publik untuk memimpin Finlandia.

Survei harian lokal, Helsingin Sanomat, menyebut tiga dari 10 warga Finlandia mendukung Marin menggantikan Antti Rinne. Karier politik Marin terus melesat sejak ia menjadi pimpinan Dewan Kota Tampere pada usia 27 tahun. Kemudian pada  6 Juni 2019, Marin terpilih kembali sebagai Menteri Transportasi dan Komunikasi Finlandia.

Perdana Menteri wanita milenial ini akan memulai jabatan perdana menterinya di tengah ancaman mogok tiga hari dari para buruh di sejumlah perusahaan besar Finlandia, pekan ini.

Aksi mogok buruh di Finlandia akan dimulai pekan ini setelah pemerintah gagal menjembatani keinginan antara serikat pekerja dan perusahaan terkait upah, jaminan kesehatan dan kondisi kerja.

Konfederasi Industri Finlandia memperkirakan aksi mogok itu akan memotong pendapatan perusahaan hingga Rp7,7 triliun. Ibu satu anak tersebut mengatakan memiliki banyak hal yang harus dilakukan, termasuk membangun kembali kepercayaan publik.

“Saya tidak terlalu memikirkan umur dan gender, saya pikir alasan utama saya masuk ke politik terkait bagaimana kita memenangkan kembali kepercayaan dari pemilih,” uca[nya pada wartawan saat ditanyakan terkait usia mudanya.

Sanna Marin dan suaminya Markus Raikkonen saat ini memiliki seorang anak, Emma Amalia Marin, yang lahir pada Januari 2018.

 

Anak: Sanna Mirella Marin
Lahir: 16 November 1985 (usia 34 tahun), Helsinki, Finlandia
Partai: Partai Demokrat Sosial Finlandia
Jabatan saat ini: Finnish Member of Parliament sejak 2015
Pendidikan: Tampere University (2017), Tampere University (2007–2012), Pirkkalan Yhteislukio (2004)
Pasangan : Markus Räikkönen