Mahfud Sebut Anas Maamun Sudah Uzur dan Sakit-Sakitan - Tibelat News

Mahfud Sebut Anas Maamun Sudah Uzur dan Sakit-Sakitan

Grasi Anas Ma'amun

Anas Maamun kena serangan jantung akut, foto : potretnews.com

Jakarta, Tibelat.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko-Polhukam) Mahfud MD menyatakan sejumlah alasan atas pemberian rekomendasi grasi kepada terpidana kasus korupsi alih fungsi lahan di Provinsi Riau, Anas Ma’amun. Salah satunya adalah alasan kesehatan Anas yang sudah berusia lanjut.

“Itu kan sudah selesai keputusannya. Pertimbangan Mahkamah Agung (MA) menyatakan yang di dalam hukum internasional juga berlaku. Jadi orang yang sudah berusia lanjut itu bisa tidak ditahan,” jelas Mahfud kepada wartawan di Kantor Kemenko-Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019) malam.

“Dia kan sudah pakai oksigen (alat bantu permafasan) setiap hari. Sudah sakit-sakitan dan banyak lagi penyakitnya. Jadi, dirawat di rumah tapi dia tetap terpidana. Hanya diberi grasi dengan pertimbangan usia,” ujar Mahfud.

Mahfud menegaskan, walau pemerintah memberikan grasi ke Anas, namun tidak menghilangkan tindak pidana mantan Gubernur Riau tersebut.

“Diberi grasi itu artinya tidak menghilangkan tindak pidananya. Dia tetap ditindak pidananya. Hanya saja diampuni dengan pengurangan hukuman,” tambah Mahfud.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan grasi kepada Annas Maamun yang merupakan terpidana kasus korupsi alih fungsi lahan di Provinsi Riau. Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, grasi tersebut ditetapkan pada 25 Oktober 2019.

“Bahwa memang benar, terpidana H Annas Maamun mendapat grasi dari Presiden berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23/G Tahun 2019 tentang Pemberian Grasi, tanggal ditetapkan tanggal 25 Oktober 2019,” kata Ade dalam siaran pers, Selasa (26/11/2019). Ade mengatakan, grasi yang diberikan berupa pemotongan masa hukuman selama satu tahun.

Artinya, Annas hanya akan menjalani enam tahun masa hukuman walau divonis tujuh tahun dalam upaya kasasinya. Jokowi menyebut, grasi itu diberikan atas pertimbangan kemanusiaan.

“Dari sisi kemanusiaan memang, umurnya juga sudah uzur dan sakit sakitan terus. Sehingga, dari kacamata kemanusiaan itu diberikan grasi,” kata Jokowi di Istana Bogor, Rabu (27/11/2019) lalu.

Sebagai informasi, Anas maamun adalah mantan Gubernur Riau ke-10, dan sebelumnya menjabat Bupati Rokan Hilir selama dua periode. Drs. H. Annas Maamun lahir di Bagansiapiapi, Riau, 17 April 1940 dan kini berumur 79 tahun.

Annas Maamun sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD kabupaten Bengkalis. (Tibelat/Igan)

Tinggalkan Balasan